Hoi Sobat sobat.. ane mau nulis catatan kecil aja ni .. sekedar iseng aja nulis about my self x) .. nama ane Muhammad ihsan nasution , teman teman sekolah sih sering manggilnya ihsan … klo dirumah dipanggil ihsan juga .. hhe.. tapi klo di tempat les dipanggilnya ya ihsan juga @_@ .. nama nasution ane dapat dari nama marga ayah ane (emank keturunan asli A.H nasution ko,,hhe..alhamdulillah) hmm.. padahal ane mau di panggil “TIO” .. tapi berhubung nama yang sebagus itu gak cocok sama muka gue yang gak tersusun ini . jadi yaa apa boleh buat …gpp lah ..padahal nama ihsan kan pasaran banget kan ya T_T .
Ane Di brojolin di Rumah sakit .. DI rumah sakit Aisyah di SAMARINDA .. agan agan ada yang di brojoli di sono juga gak ni ?? sama donk ., hhahaa.. ane lahir pada tanggal 17 november 1993 … tepatnya habis isya kyknya (belum nanya sama mama ane sih, hhe) .. alhamdulillah ane di lahirkan normal di dunia ini .
Terlahir dari anak pertama dari 4 bersaudara , ane berusaha jadi contoh yang baik buat adek adek ane .. (jadi kakak kan harus jadi contoh ..iya gakk J ) … adek adek ane uda pada gede semua ni .. adek yang pertama sudah SMA klas 1 , yang kedua sudah 1 SMP dan yang terakhir uda kelas 4 SD .. ane sendiri uda 3 SMA ( uda mau habis ni masa masa anak sekolahnya T_T).
Klo bicara tentang makanan dan minuman favorit .. ane sih suka makannya makan kue.. makan kue sus .. klo minumnya minum jus alpuqat .. Gak penting sih, yang penting kan halal .. J. Hmm..mau nulis apa lagi yee .. ..O iya ..mau bagi bagi pengalaman ni ,, Ane TKnya di TK kartika ( TK bayangkaya , belakangnya Kontor polisi ) ,SD nya Di SD kedondong , Habis t pindah ke SD Muhammadiyah 1 Samarinda, setelah itu ane lanjut ke Pesantren Al-Mujahiddin di Balikpapan, karena gak tahan, ane pindah lagi ke Mts negri model Samarinda.. Habis t ane lanjut ke MAN model Samarinda (Sekolah ane sekarang gan J ) .
Maybe Just It .. Cuma mau share aja ni sama sobat sobat.
Kebetulan ni ..postingan pertama guee.. nama gue Muhammad Ihsan Nasution.. kenapa orang tua gue beri nama itu??
Dibawah ini penjelasannya dari kata IHSAN
Ihsan adalah puncak ibadah dan akhlak yang senantiasa menjadi target seluruh hamba Allah swt. Sebab, ihsan menjadikan kita sosok yang mendapatkan kemuliaan dari-Nya. Sebaliknya, seorang hamba yang tidak mampu mencapai target ini akan kehilangan kesempatan yang sangat mahal untuk menduduki posisi terhormat di mata Allah swt. Rasulullah saw. pun sangat menaruh perhatian akan hal ini, sehingga seluruh ajaran-ajarannya mengarah kepada satu hal, yaitu mencapai ibadah yang sempurna dan akhlak yang mulia.
Oleh karenanya, seorang muslim hendaknya tidak memandang ihsan itu hanya sebatas akhlak yang utama saja, melainkan harus dipandang sebagai bagian dari akidah dan bagian terbesar dari keislamannya. Karena, Islam dibangun di atas tiga landasan utama, yaitu iman, Islam, dan ihsan, seperti yang telah diterangkan oleh Rasulullah saw. dalam haditsnya yang shahih. Hadist ini menceritakan saat Raulullah saw. menjawab pertanyaan Malaikat Jibril —yang menyamar sebagai seorang manusia— mengenai Islam, iman, dan ihsan. Setelah Jibril pergi, Rasulullah saw. bersabda kepada para sahabatnya, “Inilah Jibril yang datang mengajarkan kepada kalian urusan agama kalian.” Beliau menyebut ketiga hal di atas sebagai agama, dan bahkan Allah swt. memerintahkan untuk berbuat ihsan pada banyak tempat dalam Al-Qur`an.
“Dan berbuat baiklah kalian, karena sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berbuat baik.” (QS. Al-Baqarah: 195)
“Sesungguhnya Allah memerintahkanmu untuk berbuat adil dan kebaikan….” (QS. An-Nahl: 90)
Pengertian Ihsan
Ihsan berasal dari kata hasana yuhsinu, yang artinya adalah berbuat baik, sedangkan bentuk masdarnya adalah ihsanan, yang artinya kebaikan. Allah swt. berfirman dalam Al-Qur`an mengenai hal ini.
“Jika kamu berbuat baik, (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri…” (Al-Isra’: 7)
“Dan berbuat baiklah (kepada oraang lain) seperti halnya Allah berbuat baik terhadapmu….” (QS. Al-Qashash: 77)
Ibnu Katsir mengomentari ayat di atas dengan mengatakan bahwa kebaikan yang dimaksud dalam ayat tersebut adalah kebaikan kepada seluruh makhluk Allah swt.
Landasan Syar’i Ihsan
Pertama, Al-Qur`anul Karim
Dalam Al-Qur`an, terdapat 166 ayat yang berbicara tentang ihsan dan implementasinya. Dari sini kita dapat menarik satu makna, betapa mulia dan agungnya perilaku dan sifat ini, hingga mendapat porsi yang sangat istimewa dalam Al-Qur`an. Berikut ini beberapa ayat yang menjadi landasan akan hal ini.
“Dan berbuat baiklah kalian karena sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berbuat baik.” (QS. Al-Baqarah: 195)
“Sesungguhnya Allah memerintahkanmu untuk berbuat adil dan kebaikan….” (QS An-Nahl: 90)
“… serta ucapkanlah kata-kata yang baik kepada manusia….” (QS. Al-Baqarah: 83)
“Dan berbuat baiklah terhadap dua orang ibu bapak, kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga dekat maupun yang jauh, teman sejawat, ibnu sabil, dan para hamba sahayamu….” (QS. An-Nisaa`: 36)
Kedua, As-Sunnah
Rasulullah saw. pun sangat memberi perhatian terhadap masalah ihsan ini. Sebab, ia merupakan puncak harapan dan perjuangan seorang hamba. Bahkan, di antara hadist-hadist mengenai ihsan tersebut, ada beberapa yang menjadi landasan utama dalam memahami agama ini. Rasulullah saw. menerangkan mengenai ihsan —ketika ia menjawab pertanyaan Malaikat Jibril tentang ihsan dimana jawaban tersebut dibenarkan oleh Jibril, dengan mengatakan, “Engkau menyembah Allah seakan-akan engkau melihat-Nya, dan apabila engkau tidak dapat melihat-Nya, maka sesungguhnya Dia melihatmu.” (HR. Muslim)
Di kesempatan yang lain, Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya Allah telah mewajibkan kebaikan pada segala sesuatu, maka jika kamu membunuh, bunuhlah dengan baik, dan jika kamu menyembelih, sembelihlah dengan baik.” (HR. Muslim)
ternyata gak salah ya orang tua tu memberi nama.. alhamdulillah nama adalah do'a..